Setelah membeli sepasang sepatu yang ternyata menyakiti kakinya, Nami kembali ke toko itu dengan perasaan tidak puas. Di sana, ia bertemu dengan sang desainer, Lebno, yang berkata, “Aku akan membuatkan sepasang sepatu baru untukmu dari nol—tapi hanya jika kau bersedia menjadi modelku.” Sepatu tersebut dibuat oleh pengrajin bernama Miucha, yang berujung pada pertemuan tak terduga nan penuh gaya.














